Warga Lampung Selatan Gunakan Pohon Ketapang Kencana untu Cegah Abrasi

Gelombang pasang dan gelombang pasang menyebabkan kerusakan di pantai timur Lampung Selatan. Warga, bagaimanapun, memiliki cara alami untuk menahan ombak. Salah satunya dengan membuat pancang bambu dan kayu.

Asep Tahlil, pemilik rumah di Dusun Sukabandar, Desa Legundu, Kabupaten Ketapang, mengaku menggunakan bambu sebagai pilar untuk mencegah keausan. Beberapa tiang bambu dibuat menyerupai pagar penyangga gelombang.

Warga Lampung Selatan Gunakan Pohon Ketapang Kencana untu Cegah Abrasi

Menurutnya, batang bambu yang dikombinasikan dengan kayu secara efektif mengurangi jumlah keausan. Karena keberadaan batang bambu yang dibuat di sepanjang pantai dapat menahan ombak dan angin.

Namun ketinggian ombak diiringi angin kencang, mengakibatkan taman dipenuhi pasir. 

Pasir dari ombak mengalir ke pohon-pohon yang ditanam tepat di depan rumah.

Awalnya dia menyebutkan di depan rumah tempat kapal itu ditambatkan. Tetapi beberapa pohon Ketapang Kencana pun tumbang oleh angin kencang, gelombang pasang. Bambu digunakan untuk mencegah keausan petung, bambu hitam dan bambu kuning. Jenis bambu hitam yang dapat tumbuh di tanah berpasir dapat menahan gelombang.

Pasir yang diangkut ke daratan sering ditarik kembali, tetapi jika tonggak bambu digabungkan dengan tiang kayu, kawat dapat mencegah keausan, diselingi dengan penanaman pohon Ketapang Kencana terang Asep Tahlil saat bertemu dengan Cendana News, 

Asep Tahlil mengatakan beberapa pohon Ketapang Kencana di pantai cukup beragam. Varietas yang paling dominan adalah teripang, waru, kelapa, cemara laut, ketapang emas. Beberapa bibit pohon Ketapang Kencana memiliki akar yang kuat dan menjadi tanaman vegetasi di pantai. Menanam kembali berbagai jenis bibit pohon Ketapang Kencana diharapkan dapat mencegah keausan.

Menurutnya, berbagai jenis bibit tanaman baru dilindungi oleh batang bambu. Dia mencoba menanam bakau atau bakau. Namun, karena kondisi tanah berpasir, tidak cocok untuk menanam bakau. Spesies pohon Ketapang Kencana dan pohon palem, pohon ketapang merupakan pilihan yang sangat tepat karena memiliki akar kuat dan juga tempat berteduh dan berlabuh untuk memancing.

Menanam pohon Ketapang Kencana di pantai selain untuk melestarikan lingkungan tentu saja dapat digunakan oleh nelayan untuk bersandar perahu, kata Asep Tahlil.

Udin, warga lain, juga menggunakan bambu untuk mencegah keausan. Lokasi dengan tiang bambu dikombinasikan dengan tiang kayu, kabel dan struktur batu. Konstruksi tanggul yang sederhana sangat berguna untuk mempertahankan tingkat keausan. Karena pantai timur langsung menghadap ke Laut Jawa. Jual Ketapang Kencana

Bambu yang menempel tidak tumbuh, tetapi menahan ombak bisa dibasahi, jelasnya.

Tongkat bambu dan kayu dengan ikat, kabel dan batu akan menjadi lebih kuat jika cangkangnya menempel. Dia menanam pohon Ketapang Kencana waru di tiang pancang dan tepian alami. Pohon Ketapang Kencana dan juga bunga kembang sepatu memiliki kemampuan untuk tumbuh di tanah berpasir dan mencegah aksi gelombang. Beberapa tanaman yang katanya tumbuh efektif memperlambat kerusakan pesisir.

Menurut Udin, bambu yang diekstrak dari kebunnya sendiri juga memiliki beberapa keunggulan. 

Beberapa tanaman bambu yang ditanam dalam satu baris akan menjadi pagar alami selama musim angin timur.

Sebagian besar angin timur bisa teredam oleh tanaman bambu yang ditanam berjajar. Selain itu, tanaman bambu dapat digunakan untuk budidaya kerang, rumput laut yang berproduksi secara ekonomis.

Mengapa daun ketapang dapat menjaga kualitas ikan cupang? Penelitian menunjukkan bahwa daun ketapang menghasilkan sejenis racun yang digunakan untuk menghindari parasit.

Ketika daun pohon, juga dikenal sebagai pohon kenari tropis, mengering dan jatuh ke sungai atau danau, asam organik (seperti tanin dan asam humat) berkembang yang dapat mengurangi keasaman air.

Manfaat ketapang secara umum

Hampir semua bagian pohon Ketapang dapat digunakan. Daun sering digunakan sebagai dasar untuk produksi tinta, menghitam dan penyamakan kulit. Daun ketapang mengandung 12 jenis tanin yang bisa dihidrolisis.

Jaringan kulit kayu (pepagan) dapat digunakan sebagai zat pewarna. Warna yang dihasilkan dari ekstrak pohon Ketapang kencana ini dominan dengan warna kuning kecoklatan dan hampir mirip dengan minyak zaitun. Kulit kayu atau bagian pepagan ini banyak mengandung tanin sebesar 11% hingga 23%.

Kayu pohon ketapang berwarna merah muda sampai kecoklatan. Kepadatan kayu tertentu, yang disebut terminalia merah-coklat, antara 0,465 dan 0,675. Kayu pohon ketapang tidak tahan lama, tetapi sangat tahan dan keras, sehingga kayu ketapang sering digunakan untuk menutupi lantai (veneer) dan untuk membuat perahu.

Biji buah ketapang bisa dimakan. Beberapa orang bahkan berpikir bahwa biji ketapang lebih baik daripada biji kenari. Karena itu, banyak pembuat kue menggunakan biji ketapang sebagai pengganti kenari dan almond. Ketika inti biji ketapang dikeringkan di bawah sinar matahari, terbentuk minyak kekuningan.

Minyak ini kaya akan berbagai asam lemak seperti asam oleat (hingga 23,3%), asam palmitat (55,5%), asam linoleat, asam miristat dan asam stearat. Selain asam lemak, biji ketapang kering juga mengandung gula 16%, protein 25% dan berbagai jenis asam amino.

Biji ketapang dapat menurunkan kadar kolesterol

Berdasarkan penelitian oleh peneliti dari University of Toronto, Kanada, buah biji ketapang dapat membantu menurunkan kolesterol darah. Fakta ini ditentukan sebagai hasil investigasi dengan tiga kelompok peserta.

Dalam studi semen Ketapang ini, kelompok pertama menurunkan kolesterol melalui diet tingkat rendah yang hanya mengonsumsi makanan dengan krim susu dan sereal. Kelompok kedua diberi makan sama seperti kelompok pertama.

Hanya saja pada kelompok kedua, diet ditambah dengan konsumsi pil penurun kolesterol hingga 20 ml per hari. Kelompok ketiga secara ketat mengonsumsi makanan berserat, kedelai dan biji ketapang.

Kemudian hasilnya menunjukkan bahwa kelompok ketiga (yang mengonsumsi biji ketapang) berhasil menurunkan kadar kolesterol mereka lebih dari 30%. Alasannya biji ketapang mengandung vitamin E dalam jumlah banyak. 

Vitamin E berfungsi sebagai pemicu pengurangan jumlah protein C-reaktif. Kadar protein C-reaktif yang tinggi mengindikasikan peradangan pembuluh darah di dalam tubuh, yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

Daun ketapang sebagai pakan sederhana untuk ikan cupang

Daun ketapang diiklankan sebagai resep khas Asia untuk mengatasi masalah air, itulah pendapat para pecinta ikan. Sebagian besar sungai dan danau di Asia berwarna coklat gelap. Secara mengejutkan warna air ini dapat memengaruhi kualitas hidup ikan hias yang ada di dalamnya.

Ini diketahui setelah fakta bahwa ikan cupang yang hidup di daerah dengan sungai atau danau berwarna coklat gelap (jauh ke sana karena daun Ketapang) lebih cantik dan tubuhnya lebih sehat.

Mengapa daun ketapang dapat menjaga kualitas ikan cupang? Penelitian menunjukkan bahwa daun ketapang menghasilkan sejenis racun yang digunakan untuk menghindari parasit.

Ketika daun pohon, juga dikenal sebagai pohon kenari tropis, mengering dan jatuh ke sungai atau danau, asam organik (seperti tanin dan asam humat) berkembang yang dapat mengurangi keasaman air.

Selain itu, daun ketapang dikatakan mampu menyerap bahan kimia berbahaya untuk menciptakan kondisi air yang sehat yang nyaman bagi ikan cupang.

Zat yang dihasilkan oleh daun ketapang menyebabkan banyak petani ikan cupang menggunakannya untuk mencegah penyakit ikan cupang yang disebabkan oleh bakteri jahat. Jika ikan cupang dapat hidup sehat, ia menghindari stres dan pertumbuhan ekornya menjadi lebih indah dan maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *